Dukun c***l

1166 Kata

Seketika udara di dalam ruangan itu terasa sangat dingin. Sangat menusuk hingga ke tulang-tulang terdalam. Kabut putih yang semula tebal kini mulai menipis, berganti dengan sosok wanita berparas cantik dan seksi. Wanita itu kini hadir hanya sendiri tanpa dayang yang biasa diajaknya untuk ikut bercinta bersama Tejo, sang suami. Wanita itu tampak mendekati Tejo yang sudah berjalan ke arahnya, perlahan dia menanggalkan selendang juga kain jarik yang melilit di tubuhnya. Memperlihatkan lekuk tubuh seksi yang memesona. Tejo, lelaki yang selalu haus akan keperawanan. Lelaki itu berulang kali menelan ludah, dia berharap hari ini bisa menjadi hari yang panjang penuh keringat dan kenikmatan. Dia menatap tubuh istri gaibnya itu dengan rasa kagum, wajah ayu, tubuh yang mulus dan seksi. Sudah pas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN