"Kita mau kemana lagi, Pangeran?" Pras berteriak agar Bobi mendengarnya. Kali ini Pras menepati janjinya, mengajak Bobi berkeliling menggunakan sepeda motornya. Pras sudah memutari jalanan yang tak jauh dari rumah Nadia itu berulang kali. Ia sudah kebingungan, tak ada tempat yang akan ia tuju. Pras menepikan sepeda motornya, lalu melepas helmnya. "Kita mau kemana, Pangeran?" "Om biasanya ngamen di mana?" tanya Bobi yang kini ikut melepas helmnya. Bobi teringat kalau sebelumnya Pras mengaku bahwa dirinya adalah pengamen. Bobi ingin sekali mengunjungi tempat yang biasa Pras datangi itu. Sejak kecil, Bobi terbiasa hidup mewah, yang ia tahu orang tuanya bekerja di gedung kantor. Setelah mengenal Pras, Bobi merasa dunia lebih berwarna. Ya, sepeda motor milik Pras adalah hal yang palin

