Bukan hidup namanya kalau tidak ada masalah yang menghampiri. Begitulah cara Nadia menguatkan dirinya sendiri untuk bertahan selama ini. Menatap kedua makhluk kecil yang kini tumbuh dengan sangat baik, Nadia mencoba mengingatkan dirinya sendiri bahwa setiap orang pasti memiliki masalahnya sendiri. Namun, Nadia juga percaya kalau waktunya berbahagia akan segera tiba. "Tuhan adil, Dia. Kamu akan bersedih, tapi kamu juga akan berbahagia. Jangan terlalu larut dalam sebuah rasa, karena semua ada waktunya." ucap Nadia lirih. Pagi ini Nadia berniat berangkat ke kantor. Ia meninggalkan Ella bersama baby sitternya dan juga ayahnya. Sebelum ke kantornya, Nadia ingin mengantar Bobi ke sekolah. Seperti biasa, Nadia mengendarai mobilnya sendiri. Ia mengajak anak sulungnya itu mengobrol, membic

