Nadia mengiris bawang merah dan bawang putih dengan lincahnya, sementara Satria merebus mi instan dengan santai. Sesekali Satria melirik wajah Nadia, menatap kecantikan Nadia malam ini yang baru ia sadari. Nadia memang tampil sangat cantik malam ini demi berduaan dengan Dika. Satria kembali menelan pil pahit menyadari kalau Nadia merias diri demi terlihat cantik di depan pria lain. Namun apa yang bisa Satria lakukan, semua ini adalah hasil dari perbuatannya. Karena terlalu dalam melamun, Satria tak sengaja menumpahkan air rebusan mi ke tangan kirinya. Dengan kecepatan kilat, Satria menuju ke wastafel lalu menyiram tangannya menggunakan air mengalir. Ketika Satria berteriak 'ah' karena terkena air panas, Nadia buru-buru mendekat dan membantu Satria. Nadia memegang tangan Satria sambil

