"Mama hati-hati di jalan, ya. Kita ketemu nanti saat makan malam di rumah." "Ingat pesan Mama tadi, Rem." "Pesan Mama yang mana?" tanya Remix mengerutkan dahi. "Pecat Simi!" seru Syafira menggebu-gebu. Remix dibuat pusing cuma sekadar masalah tas. Ibunya tidak mau melihat Simi lagi wara-wiri di kantor, katanya. Remix sendiri heran, mendapat motivasi dari mana sampai perempuan itu membuat suasana hati ibunya menjadi sangat kacau. "Simi nggak membuat masalah apa-apa di kantor. Nggak mungkin dipecat karena masalah pribadi dong, Ma," bujuk Remix penuh kesabaran. Syafira mengembuskan napasnya dengan kasar. Wanita itu mengibaskan tangan ke udara, memalingkan wajah ketika Remix menatap ke arahnya. "Terserah kamu, lah, Rem. Percuma Mama ngadu ke kamu kalau nggak ada pergerakkan. Jelas

