Lantai dansa telah menjadi arena penyiksaan fisik dan emosional. Setiap putaran, setiap sentuhan, adalah penegasan kekuasaan Damian. Ketika musik berhenti, Alisa merasa tubuhnya bergetar, bukan karena kedinginan, tetapi karena kelelahan yang menusuk. Kepalanya berdengung oleh campuran aroma sampanye, parfum yang terlalu kuat, dan bisikan-bisikan jahat yang ia dengar sepanjang malam. “Ini bukan tempatku, sebaiknya aku pergi dari sini!” Alisa merasa harus pergi, ia perlu bernafas di udara yang tidak terkontaminasi oleh kebohongan dan kekejaman. Saat Damian terperangkap dalam percakapan politik yang membosankan dengan seorang Don dari Sisilia, Alisa bergerak. Gaun emasnya melayang elegan melintasi karpet Persia, dan ia menemukan pintu tersembunyi yang ditutupi oleh tirai beludru tebal.

