Setibanya di Indonesia, Kaila dikejutkan dengan keberadaan teman satu kelasnya yang kini duduk manis di ruang tamu rumahnya. Berbalik badan, dia menatap Haikal yang berdiri di belakangnya dengan wajah lelahnya. Melihat raut wajah Haikal dia bisa menyimpulkan jika kehadiran teman-temannya bukanlah rencana Haikal. Menggenggam tangan Haikal, Kaila memasuki rumahnya dan menyapa teman-temannya. Rindu sekali Kaila kepada teman-temannya, terutama kepada sahabatnya, Anita yang duduk paling pojok dengan memeluk toples berisi keriping kentang. Dasar Anita, paling suka mengincar makanan jika bertandang ke rumahnya. "Ada apa gerangan nih, kalian dateng ke rumah gue? Mau oleh-oleh? Gak ada oleh-oleh! Pulang sono gue mau lanjut ngehalu," usir Kaila sembari membuka pintu rumahnya lebar-lebar. Mende

