K-POPERS | 46

1757 Kata

Kaila geram. Satu tangannya meremas ponselnya dengan kekesalan yang menggunung. Waktu menunjukkan pukul setengah lima dan pantatnya sudah panas karena terlalu lama duduk. Kepalanya juga sudah sakit karena kebanyakan menoleh ke segala arah hanya untuk menunggu kedatangan Haikal. Sore ini, ia dan Haikal memang memiliki janji ketemuan di kafe yang tidak jauh dari tempatnya prakerin dan tidak jauh juga dari tempat Haikal prakerin. Ia dan Haikal juga sepakat bertandang ke kafe yang baru dibuka ini setelah ia pulang prakerin yaitu, pukul empat sore. Nyatanya, tiga puluh menit berlalu, tidak ada tanda-tanda kedatangan Haikal. w******p Haikal online, tapi orangnya sepertinya offline sehingga pesannya diabaikan. Baru tadi malam ia dan Haikal baikan dan meluruskan masalah yang terjadi kemarin-ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN