K-POPERS | 29

1894 Kata

Duduk diatas sofa empuk yang berada di ruang tamu milik Kaila tidak urung membuat Haikal tidak gemetar. Sedingin apapun AC yang dinyalakan, tidak bisa mengubah apapun yang dirasakannya. Apalagi, di hadapannya ada sosok kakak Kaila yang menatapnya dengan tatapan tajam, intimidasi. Sedangkan Kaila tengah membuatkan minum untuknya di dapur. Sehingga tinggalah ia berdua dengan kakak Kaila. Terjadi keheningan antara Haikal dan Rian. Keduanya sama-sama enggan membuka obrolan. Terlebih Rian yang sama sekali tidak ada niatan untuk mencairkan suasana yang tegang nan mencekam ini. Sedangkan Haikal sendiri ingin menyapa kakak Kaila, seperti ada yang nyangkut di tenggorokan. Sehingga keheningan menemani dalam kegugupan yang Haikal rasakan. Hingga tak lama setelah itu, deheman Rian membuat Haikal men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN