Kinanti pulang dengan wajah yang sangat bahagia dia menghabiskan waktu ke salon dia juga dari butik membeli beberapa barang yang dia inginkan dan yang dia incar. Sekarang Kinanti sudah tidak lagi memikirkan uang karena uang yang dia dapat lebih dari apa yang Tuan Bramantyo berikan. Kinanti masuk ke unit apartemennya yang baru. Saat pintu terbuka terlihat Tuan Bramantyo duduk di sofa sambil memandang ke arah dirinya. Kinanti menatap datar ke arah Tuan Bramantyo yang sudah tidak lagi mempunyai apa-apa. Dirunga mendapatkan kabar kalau sekarang perusahaan sudah dikuasai oleh Airin dan juga perusahaan akan segera tutup karena bangkrut. "Dari mana kamu? Kenapa kamu pergi begitu saja Apa kamu tidak ingat ada aku di sini?" tanya Tuan Bramantyo kepada Kinanti. Kinanti meletakan semua barang-

