"Tidak pantas kalau Anda berbicara di sini. Kita ini masih di pemakaman istri Anda yang masih baru di makamkan jadi tidak mungkin Anda berbicara di tempat ini. Lebih baik bicaralah di rumah itu lebih etis daripada Anda membicarakan di tempat seperti ini." Verrel angkat bicara membela Airin. Dia tahu apa yang ingin dikatakan oleh tuan Bramantyo kepada Airin. Mendengar apa yang dikatakan oleh Verrel kepadanya membuat tuan Bramantyo marah. "Kamu jangan ikut campur ini urusanku dengan anakku. Kamu tidak perlu melarangku untuk berbicara dengan anakku sendiri. Sampai disini kamu paham!" Tuan Bramantyo tegas meminta Verrel untuk tidak ikut campur dalam masalah dia. Perkataan Tuan Bramantyo ke Verrel membuat Airin murka dengan ayahnya itu. "Apa Papa tidak malu? Mama masih baru dimakamkan t

