Bab 83. Maafkan Papa Nak

1270 Kata

"Papa," cicit Airin terkejut melihat ayahnya muncul di depannya. Airin menatap ke arah Verrel dia ingin tahu kenapa ayahnya ada di sana. Selama ini dia mencari ayahnya tapi ayahnya tidak ada. Dan sekarang ayahnya ada di depan matanya. Verrel berdiri mendekati Tuan Bramantyo yang tertunduk. Dirinya malu berhadapan dengan Airin. "Dia ayahmu. Dia akan jadi walimu jadi dia akan duduk di sana. Kamu harus menerima ayahmu Airin," ucap Verrel yang sontak saja membuat Airin tidak bisa berkata-kata. Airin tidak menyangka Verrel menerima ayahnya dan dia juga tidak menyangka ayahnya ke sini. Hadir di pernikahan dirinya. Kinanti yang melihat penampilan Tuan Bramantyo seperti dulu lagi mendekati Tuan Bramantyo tapi ditahan oleh anak buah Verrel. "Lepaskan aku. Cepat lepaskan aku. Aku ini ibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN