"Iya, Pa. Aku baik-baik aja di sini." Sudah dua puluh menit Rafael mendengarkan ceramah Kevin Zaro, Papanya, lewat panggilan telepon. "Papa bingung sama kamu. Buat apa tinggal di sana. Ngerepotin orang lain aja. Kamu yakin gak mau nginep di hotel?" "Enggak, Pa. Mereka baik kok sama aku. Tante Gisela juga baik. Semua kebutuhanku di sini terpenuhi. Gak ada yang kurang. Aku nyaman tinggal di sini." Rafael berusaha menenangkan kekhawatiran Papanya "Kamu ini aneh. Cuti semester cuma untuk tinggal di rumah itu. Kamu naksir apa sama anaknya Gisela?" tanya Kevin dengan nada curiga. "Dia temen masa kecilku, Pa. Aku kangen Indonesia dan Papa terlalu sibuk buat temenin aku di sini. Jadi aku juga mau sekalian say hello dengan dia dan Tante Gisela. Gak papa kan?" "Gak papa apanya?" Rafael tertaw

