Raline sebetulnya begitu berat beranjak dari kasurnya. Ia tak terlalu bersemangat untuk pergi ke kampus. Hubungannya dengan Miko yang sedang tak berjalan lancar tentu mempengaruhi suasana hatinya. Miko berhalangan untuk menjemput atau mengantarnya ke kampus. Karena jadwal pekerjaan. Kekasihnya itu juga tak memiliki jadwal kuliah hari ini. Oleh sebab itu, Raline tak terlalu bersemangat melangkahkan kaki ke kampus. Dengan langkah gontai Raline menuju meja riasnya. Ia duduk dan memandangi pantulan wajah lesunya di cermin. Ia sebenarnya enggan untuk make up hari ini. Namun bila ia membiarkan wajahnya polos tanpa riasan, bisa dipastikan orang-orang akan melihatnya sakit. Raline akhirnya memoles make up sederhana ke wajahnya. Ia hanya memakai bedak, sedikit blush on, pensil alis, dan lispstik

