Bab 44

1413 Kata

"Selamat pagi semua," ujar Tirta saat sampai di samping meja makan, lalu langsung duduk di kursinya tidak seperti biasa, kali ini tidak ada ciuman yang mendarat di kening Canting membuat Canting meneguk ludahnya untuk membasahi tenggorokannya yang terasa mengering. "Selamat pagi," jawab Canting, Airin dan Allea dalam jeda waktu yang tidak jauh berbeda. "Sayang, hari ini kamu siap-siap ke sekolah dibantu sama Tante Airin, ya. Suster Ina sama Mama mau bantuin Bik Odah beresin dapur," ujar Canting sengaja memberi kesempatan pada Airin untuk bisa merawat putrinya juga untuk membuat Allea terbiasa tanpa dirinya seiring bulatnya keputusan yang telah ia ambil. "Iya, Mama, tapi sekarang 'kan, aku panggilnya Mommy bukan Tante lagi. Mama lupa, ya?" jawab Allea patuh, Mama, panggilan itu yang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN