"Mama ... aku bawain Pizza buat Mama," seru Allea membuat Tirta yang masih termenung di atas ranjangnya terperanjat, ia meraup wajahnya yang terlihat kacau lalu keluar dari kamar. "Sayang," sapa Tirta pada Allea yang baru keluar dari kamar Canting sambil menenteng kantung plastik berisi sekotak pizza. "Papa, Mama mana?" tanya Allea sambil mendongakkan kepalanya agar bisa menatap wajah sang ayah yang berdiri tepat di hadapannya. "Hm, tadi ... tadi Mama dapet telepon dari kampungnya, ada hal penting yang harus Mama kerjakan. Jadi ... Mama pulang ke sana," jawab Tirta dengan hati-hati, ia tahu jawabannya pasti akan membuat Allea sangat sedih. Tangan mungil Allae melepaskan genggamannya hingga membuat kantung plastik yang ia pegang terjatuh ke lantai. "Mama ... Mama kenapa tinggalin

