Bab 28

1437 Kata

"Papa telpon," ujar Santi saat melihat siapa yang membuat ponselnya berbunyi. Tirta dan Canting langsung diam tanpa dikomando membiarkan Santi mengangkat panggilan dari suaminya. "Ada apa, sih, Pa?" tanya Santi begitu menggeser panel telepon ke warna hijau. "Mama di mana sekarang? kok di restorannya Yulia enggak ada?" tanya Broto bernada tegas, Santi yang mendengarnya juga merasa terkejut juga bingung alasan apa yang harus dia ucapkan. "Papa nyusul Mama ke restorannya Yulia?" tanya Santi. "Iya, kamu pasti lagi pergi sama si Bagus, ya?" tanya Broto emosi. Tirta dan Canting yang ikut mendengarkan karena Santi menggunakan loudspeakers, menahan tawa mendengarnya. "Maafin Mama, ya, Pa. Tapi, Papa bakalan Maafin Mama, 'kan? Karena ini cuma masa lalu," Santi juga menahan tawanya saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN