YAMH 90

1553 Kata

“Mas, kita mau ke mana sih?” tanya Gyzell, saat suaminya dengan sengaja menutup ke dua matanya menggunakan selembar kain. “Sabar sayang, nanti kamu pasti akan tahu kita ke mana,” ucap Nick, terus menuntun istrinya menuju tempat di mana ia ingin menunjukkan sesuatu. “tapi kita udah jalan lebih dari tiga puluh menit tau Mas, masa nggak sampai-sampai,” protes Gyzell, membuat Nick terkekeh pelan. “Sabar sayang.” Gyzell mendengus kesal, sudah puluhan kali Nick memintanya untuk bersabar, tetapi wanita itu tidak bisa. Bagaimana pun juga hormon ibu hamil memang berbeda-beda. Saat ia bangun dari tidur siangnya Gyzell diajak begitu saja oleh suaminya tanpa penjelasan yang jelas. Sebagai istri Gyzell hanya bisa menuruti saja apa yang diinginkan suaminya meskipun dirinya sendiri tidak tahu ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN