“Sha, kamu ke mana semalam? Om Burhan marah gara-gara kamu!” ujar Mami Clara lewat sambungan telepon. Suaranya terdengar seperti menahan amarah. Shasha memutar bola matanya malas. Baru juga sampai apartemen dan ingin istirahat tapi malah ada gangguan lagi. Tanpa pikir panjang Shasha langsung mematikan ponselnya dan melompat tidur. Masa bodo dengan Mami Clara. Ponselnya berdering berkali-kali. Namun Shasha sudah masuk ke alam mimpi lagi. Lelah rasanya, semalaman dia tidak tidur dengan nyenyak. Punggungnya pegal juga kepalanya yang pening tapi matanya tidak mau memejam. Di tambah suhu tubuh Eca yang tinggi membuat anak itu jadi sering mengigau. Malam itu ia panik, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya menemani Eca untuk tidur saja, sedangkan ayahnya sendiri. Entah ke mana, ia tidak

