Cinta pertama kulabuhkan kepada seorang suami yang bahkan baru kukenal usai ijab qobul. Lelaki itu juga terlihat sangat mencintaiku caranya memperlakukan diriku bagai ratu. Tapi sayangnya, cinta itu tidak bertahan lama. Hanya berumur dua tahun saja. Ketika aku sudah mulai membuka hati kembali untuk sahabat masa kecilku. Lagi-lagi dia menghianatiku. Aku tidak ingin ada dua wanita yang terluka. Lebih baik mengalah dan menjauhi duri daripada mengambil resiko akan terkena ketajamannya. Keadaannya terasa semakin rumit. Aku tidak tahu bahwasanya Rayhan bukanlah orang yang dijodohkan denganku. Apalagi jika Pak Sultan, pimpinan dari tempatku bekerja ternyata adalah seseorang yang selama ini sangat mengenalku. "Katanya Ayah perlu bicara!" Ucap Bunda diluar pintu yang kebetulan tidak kututup.

