Bab 54

1169 Kata

"Aku tidak menyangka kalau lelaki itu benaran hilang ingatan, Kak," Dafa menarik nafas gusar. Profesinya sebagai dokter membuatnya harus siap jika berada di persimpangan jalan. ”Biarkan saja, yang jelas calon kakak ipar-mu itu cerdas dan pasti akan bertindak tegas. Dia tidak mungkin selalu menurutinya walaupun sekarang hilang ingatan. Apalagi di antara mereka sudah tidak ada hubungan apapun. Tapi jika—” Sultan menggantungkan ucapannya. ”Tapi apa, Kak?" Dafa terlihat semakin penasaran ”Jika dia tidak bisa menolak salah satu keinginan dari mereka, kakakmu ini yang akan turun tangan langsung,” ucapnya Sultan serius. Bahkan Dafa menampilkan ekspresi wajah terkejut mendengar kakaknya berkata demikian. Karena semenjak wanita yang bernama Sinta itu pergi, hidupnya seakan berjalan datar bersam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN