29

1617 Kata

29   Bug! Satu pukulan mendarat tepat di pelipis kiri Kristian. Cowok itu tidak tinggal diam. Ia juga mengepalkan tinjunya kuat-kuat dan membalas pukulan Dewa sama kencangnya. Seruan dari teman-teman Kris dan juga teman-teman Dewa, terdengar menggema diseputaran bangunan bekas supermarket yang sudah lama terbengkalai itu. Kedua belah pihak nampak memberi support pada masing-masing temannya yang kini nampak berkelahi ditengah mereka. "Ayo wa, hajar si b*****t itu. Jangan kasih ampun!" "Kalau perlu mampusin aja sekalian!" Imbuh teman Dewa yang lainnya. Sementara teman Kris juga tak kalah untuk memberi dukungan. "Hajar Kris! Ya! Terus!! Mampus lu!" Keberadaan keempat teman Dewa di sana, tentu saja karena Dewa sendiri yang menghubungi dan menyuruh mereka supaya cepat datang. Mengi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN