Chapter37: His Name Is Senior Tono

1159 Kata

Ziyad tak ingin memperpanjang ribut, ia tak mau waktunya yang cuman sedikit bertemu Aira dihabiskan dengan berantem, yang jelas ia bisa bermesraan dengan istrinya itu tanpa gangguan pertengkaran. Ia menyesal sudah memperlakukan istrinya dengan kasar tadi, bagaimana jika ia tidak bisa melakukannya lagi karena istrinya itu marah . Dalam kepala pria itu hanya bagaimana ia bisa tidur sesering mungkin dengan istrinya itu dan tanpa sengaja membuat perempuan itu hamil. “Sudah-sudah.. nanti kita bahas, sekarang makan dulu ya sayang..” Ziyad berusaha meredakan marah istrinya. “Aku suapin ya..” Ia kemudian menarik satu piring yang berisi sandwich itu, di atas piring itu sudah ia siapkan garpu dan pisau makan, ia memotong roti itu, menusuknya dengan garpu kemudian kembali meletakkannya kembali di a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN