Keesokan harinya Clara sudah berpakaian rapi, dan duduk manis disofa di seberang televisi. Sesekali dia memainkan handphone yang berada di genggaman nya, sedangkan Mr.K, ia tak tahu akan keberadaannya. Pasalnya setelah meminta izin pada Clara untuk keluar sebentar, Mr.K belum juga kembali. Sudah dua jam berlalu Mr.K belum juga kembali. "Sebenarnya kemana pria misterius itu, dia tidak ingat kalau nanti aku masih memiliki jadwal." gerutu Clara sambil menghentak hentakkan kakinya. Rasa bosan kini semakin melanda Clara. Dengan malas, Clara kembali membaringkan tubuhnya, dan mengguling gulingkan tubuhnya itu pada ranjang empuk yang berada di kamar yang memang ia gunakan selama menginap di rumah Mr. K. "Aww," ringis Clara. Clara lupa kalau luka yang ia miliki belum sembuh sepenuhnya.

