Clara sedari tadi sibuk mondar mandir di kamarnya. Ia semakin khawatir dengan Mr.K, apalagi saat mengatakan bahwa dirinya tidak boleh keluar dari rumah Mr.K itu. Apa yang sebenarnya sedang terjadi ? dan mengapa Clara tidak boleh keluar dari rumah Mr.K ? Apakah ada yang akan membahayakan dirinya jika Clara keluar dari rumah itu ? Lalu bagaimana dengan Mr.K ? Semua pertanyaan itu semakin memutar di otak Clara. Ada sedikit perasaan bersalah yang Clara rasakan saat dia mengingat kemungkinan terburuk yang dialami Mr.K diakibatkan oleh dirinya. Clara mendudukkan dirinya di tepi ranjang, dan berusaha memejamkan manik nya serta menetralkan deru nafasnya yang sedari tadi tidak beraturan. Setelah ia rasa tenang Clara pun membuka perlahan kedua maniknya, dan mengedarkan pandangannya ke arah sekel

