"Dicariin ternyata ke kantin duluan!" May datang bersama Kay, disusul Adelia dan Fira yang juga bergabung dengan mereka. "Ya maaf, gue lapar," kekeh Ray setelah May duduk disampingnya. "Bagi dong!" May mengambil alih bakso dihadapan Ray lalu memakannya, hal itu tentu saja membuat Kay tertawa. "Kantin berisik banget ya, sekarang." Ucap Ray pada teman-temannya. "Di banding tahun lalu, kayaknya adik kelas sepuluh sekarang emang lumayan bandel," ucap Fira di angguki Kay dan Adelia. "Centil-centil, juga!" cetus May yang sekali lagi dibenarkan oleh Kay. "Terus, tentang penindasan siswa culun gimana?" tanya Ray lagi memperhatikan sekitar, nampak tenang tanpa ada pembullyan. "Pak Dani bikin aturan baru, pembully bakal langsung di keluarin dari sekolah," jelas Adelia. Ray mengangguk saja,

