"Icaaa!! Bangun." Faris bersuara sambil menggeser gorden kamar sang adik. Ray bangun dengan wajah polos menatap sang kakak yang sudah mengenakan kemeja lengkap dengan jas hitamnya. "Abang, mau kemana?" tanya Ray melangkah menuju kamar mandi guna mencuci wajah. "Ke kantor, hari ini mau abang antar sekolah?" tawar Faris menatap sang adik yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Boleh, tungguin Ica ya!" girang Ray diangguki Faris. Pagi itu, mereka sarapan bersama tanpa kehadiran Jonathan dan Renata sebab keduanya tengah berada di luar kota. "Sini, biar Ica rapiin," ucap Ray seraya membenarkan dasi sang kakak. "Sip udah ganteng! Faris Daffa Samudera, penerus Samudera Company, kakak dari Raysa Elyana Samudera!" cerocos Ray membuat Faris terkekeh gemas. Mereka pergi menggunakan mobil ber

