38

1027 Kata

Hari-hari Ray berlalu seperti biasanya, gadis itu juga sudah melewati ujian susulan dan lolos. Sekarang ia resmi menjadi murid kelas dua belas, satu kelas dengan teman-temannya. Perbedaan yang terlihat beberapa hari terakhir, Ray sering menyendiri dan kerap tak ikut makan bersama teman-temannya di kantin. Parahnya lagi, Rosa semakin berani mendekati Alif dan Ray seolah tak memperdulikan hal itu. "Ray," panggil Alif sesaat setelah guru keluar dari kelas mereka. "Gue mau ke toilet," ucap Ray pada teman-temannya. Alif hanya bisa pasrah, ia berpikir mungkin Ray sedang ada masalah dan memilih memendamnya sendiri. "Hari ini gue nggak ngerokok!" ucap Vano yang sudah menunggu kedatangan Ray di taman belakang. "Gue beliin lo es jeruk," ucap Vano lagi dengan senyuman. Ray duduk disamping pemud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN