23

1057 Kata

Ketukan pintu terdengar keras namun tak kunjung membangunkan sepasang adik kakak yang masih tertidur lelap. Bahkan layar video game masih menyala. "Lima menit," gumam Ray menarik selimut menutupi wajahnya agar tak mendengar ketukan pintu tersebut. "Argh!!" Ray bangun dengan terpaksa menatap jam dinding yang sudah menunjukkan pukul tujuh. Disampingnya terdapat sang kakak yang masih memegang stick game. "Abang!!" panggil Ray menggoyangkan lengan pemuda itu. "Hmm..." Faris bergumam lalu menarik sang adik kedalam dekapannya. "Sekolah nggak?" tanya Ray yang sudah berada dalam pelukan Faris. "Hm..." Faris kembali menjawab dengan gumaman hingga membuat Ray kembali terlelap dalam dekapan kakaknya. Beberapa saat kemudian, kini Faris yang terbangun dengan napas tak teratur menatap jam dindin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN