Senin, pukul 10.15 "Ke mana Dokter Sandi, hah?" tanya Detektif Dani kepada salah seorang polisi. "Katanya ke rumah sakit, Pak!" "Telepon pihak rumah sakit sekarang juga!" perintah Dani. "Suruh Dokter Sandi kembali ke sini!" "Baik, Pak!" sahut polisi itu sambil merogoh ponsel di saku celananya. "Suruh juga ikut sertakan tim forensik kedokteran beberapa orang!" "Baik, Pak!" Sementara polisi itu menelepon pihak rumah sakit, Dani berjalan mengelilingi isi di dalam rumah Almarhum Dokter Fajar. Di ruang tamu ia menemukan dua cangkir kopi yang telah tumpah. Di ruang tengah ada sebuah bor gendut berwarna hijau tua lengkap dengan kabelnya yang terjuntai-juntai. Mata bor itu sendiri dipenuhi darah. Dani menduga kronologinya begini, Dokter Dedi datang bertamu dan mereka berbincang sejenak sa

