Jantung Kedua

1157 Kata

Malam Senin, pukul 23.00 Sudah lebih dari empat jam Ayit bermain Poker disebuah warnet daerah Gunung Sari.Tinggal satu langkah lagi dia akan mendapatkan jackpot sebesar sepuluh juta rupiah. Beberapa bulan terakhir dia memang sangat menggandrungi game online ini. Dia bahkan bisa sampai pagi memainkannya. Demi hobi, apalagi yang bisa mendatangkan hoki, seseorang memang sanggup membayar mahal, entah berupa uang atau pun waktu. Warnet tempat Ayit biasa bermain buka dua puluh empat jam. Tapi malam ini dia kecewa karena warnet itu justru harus ditutup terlalu dini yaitu jam sebelas. Berulang kali pemilik warnet minta maaf padanya. "Maaf, Yit, kami harus tutup sekarang!" kata pemilik warnet yang tak lain adalah pria berkebangsaan Cina. Biasa dipanggil kokoh. "Kenapa cepat betul sih, Koh?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN