"Jangan lupa berdoa dan jangan takut ya, sayang." Arga menenangkan Vanilla yang tampak cemas kemudian ia mencium kening istrinya tersebut memberikan kekuatan agar tidak panik. "Kalau misalkan aku gak selamat, harus ikhlas ya. Aku cinta, Kak Arga." Arga mencium kening, pipi, hidung dan bibir Vanilla, berharap ciuman itu meningkatkan semangat Vanilla agar ia tidak berpikir macam-macam. "Aku juga cinta kamu, sayang." Sejujurnya Arga takut kalau hal itu benar terjadi, tapi ia berusaha meyakinkan hatinya bahwa semua itu hanya katakukan tak beralasan. Kemudian perawat mengantar Vanilla ke dalam ruang operasi yang diikuti oleh Arga. Setelah Vanilla tidur di atas meja operasi ia tampak cemas. "Jangan takut, tarik napas kemudian hembuskan pelan." Vanilla mengikuti instruksi Arga, lalu Arga aka

