"Aku...aku mengalami trauma akan komitmen pernikahan," jelas wanita itu secara singkat dan terus terang. Tak ada yang disembunyikan. Riana berkata sejujurnya. "Sejak kapan, Riana?" tanya Dion lagi. "Aku baru menyadarinya ketika berumur 15 tahun akibat trauma yang aku alami dulu. Aku sangat sering menyaksikan Ayah dan Ibu bertengkar hebat secara langsung. Memori buruk itu masih membekas sampai sekarang." Riana pun lanjut bercerita sembari tidak bisa menahan laju air matanya untuk keluar. "Apa itu yang menyebabkanmu takut menikah denganku? Dan juga alasan melarangku mencintaimu?" "Maafkan aku, Dion. Aku tidak mau menyakiti apalagi membuatmu terluka lebih dalam dan banyak lagi akibat trauma yang aku alami sejak dulu ini," akui Riana. Air matanya tumpah kembali lebih deras. "Aku akan tamb

