"Jelas gue ingin tahu!" seru Pradana marah. Jika tidak mengingat ini di kantor, pasti dirinya akan bisa lepas kendali dan memukul Dion kembali. "Cepat beri tahu gue, Riana kenapa!" "Riana mengalami pendarahan waktu ini karena gue lalai menjaga dia," akui Dion dengan tegas. Pradana menggebrak meja spontan. Lalu tangannya mengepal. "Belum puas lo ngebuat Riana harus terusan menderita terus hah?" teriak Pradana marah. Lagi-lagi harus mengontrol emosi agar tidak sampai menghajar suami Riana itu. "Gue tidak pernah ada niatan untuk membuat Riana menderita," perjelas Dion, ingin membantah semua tuduhan Pradana. "Ckck, lantas perbuatan yang lo lakukan ke Riana memangnya tidak membuat dia menderita?" "Perbuatan gue malam itu padanya memang b******k. Gue penyebab utama Riana harus berpisah den

