Tama masih terdiam di tempatnya. Pikirannya saat ini sedang kalut dan itu terlihat dari raut wajahnya. Mela dan Lisa yang duduk di hadapannya hanya bisa mengela nafas pelan. Toh, mereka tidak tahu harus memberikan kalimat motivasi seperti apa karena kondisi ini terjadi pada teman dekat mereka sendiri. Mereka juga tahu kalimat penyemangat itu masih belum bisa memberikan efek yang luar biasa bagi pria itu. Tanpa ba bi bu Tama memang langsung menghubungi kedua temannya itu. Dia bebar-benar meminta banyak penjelasan dan efek samping dari preeklamsia. Untuk saat ini menambah informasi merupakan yang bisa dilakukannya. "Nggak usah terlalu khawatir. Lo udah tahu juga kan apa-apa aja yang harus lo lakuin nantinya," jelas Lisa. Tama memang selalu mengkhawatirkan segala sesuatu yang berhubungan

