“Emang siswa gak tau diri!” Ketus Bu Gana semau-maunya. Tidak peduli dengan perkataan yang keluar dari mulutnya. Dia tak peduli jika siswa yang dimarahinya sakit hati. Yang dia lakukan menurutnya masih wajar dan memang pantas jika dia memarahi siswa yang berprilaku buruk di sekolah terhormat ini. “Maaf Bu,” ucap Albi singkat tapi tulus. “Saya maafkan. Tapi, yang namanya perbuatan buruk harus mendapatkan hal yang setimpal. Kamu, akan mendapatkan surat panggilan orang tua!” jelas bu Gana sambil menunjuk Albi. Albi yang sejak tadi menunduk langsung seketika mengangkat kepala memandang wajah Bu Gana dan menatap mata tajam milik wakil kepala sekolah itu. "Buk please, jangan panggil orang tua saya," mohon Albi dengan sungguh. "Tidak bisa! Kamu itu sudah banyak melakukan kesalahan! Tak hanya

