Hati yang Patah

1286 Kata

Hati yang Patah“Kita tidak bisa menentukan kapan harus jatuh cinta, tetapi kita bisa memutuskan, kapan harus meninggalkan cinta. Kamu lihat, Taka? Itu di sana ada Anes bersama suaminya.” Arum menunjuk pemandangan jauh di depan mereka dengan dagunya. Seorang lelaki sedang mendorong wanita di atas kursi roda dalam keadaan perut yang cukup besar. Dialah Anes—wanita yang sudah enam bulan tidak ditemui oleh adiknya. Hari ini adalah jadwal Arum fisioterapi untuk kakinya. Semenjak ikut program pemerintah seperti BPJS, Arum sudah mulai rutin untuk latihan berjalan. Kakinya sudah lebih baik, walau masih terseret-seret untuk berjalan. Siapa sangka, di rumah sakit ini, mereka bertemu dengan Anes. Wanita yang tengah mengandung anak Taka. Anes baru saja keluar dari lobi sambil didorong oleh seorang p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN