Perjumpaan

1250 Kata

Perjumpaan“Katakan padaku, Mira! Kamu sedang berbicara dengan siapa?” Julian maju perlahan mendekati istrinya. Wanita itu sudah mematikan ponsel, lalu menatap Julian dengan ketakutan. Mulutnya sungguh ceroboh mengata-kan apa pun yang sebenarnya tidak boleh meluncur dari bibirnya. “Ini, tadi Mama menelepon, menanyakan kabar kehamilanku. Kata Mama, aku harus bertahan di sini karena aku yang lebih berhak atas kamu, karena di dalam perutku ini adalah keturunan keluarga Permana. Makanya, tadi Mama sedikit keras padaku untuk memberi tahu kamu, Lian,” ujar Mira berbohong. Wanita itu tidak berani menatap mata suaminya. Dia berujar dengan mata yang gelisah. Julian tahu, ada yang disembunyikan Mira, meskipun apa yang dikatakan wanita itu tetap masuk akal. “Hum ... ya sudah, ayo masuk. Ini mau mag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN