35

3093 Kata

Di pagi hari, saat Aksa terbangun yang ia rasakan adalah remasan lemah menarik kesadarannya kembali setelah tertidur cukup lama. Punggungnya sakit. Karena dia tidak terbiasa tidur dengan posisi membungkuk ke depan. Kedua matanya mengerjap. Mengernyit dalam kala menemukan gerakan kecil dari sebuah tangan yang masih ia genggam. Remasan itu membuatnya tersadar. Di pagi hari. Pukul enam pagi. "Adelia?" Aksa menekan salah satu tombol untuk memanggil perawat masuk ke kamar. Tidak perlu menunggu lima menit, salah seorang perawat bergegas masuk. Memeriksa kondisi istrinya yang masih terbaring dan berusaha menggeliat bangun. "Seperti yang dokter katakan semalam, kondisinya sudah membaik. Istirahat seharian penuh telah berhasil mengembalikan tenaganya yang sempat terkuras habis." Aksa mendesah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN