“Vi, apa Ragarta sudah bangun?” tanya Ridwan saat ia sudah tiba di apartemen Ragarta. “Belum, kayaknya dia sakit, Rid,” ucap Viana. “Lah, meeting nya gimana? Kan nanti jam sembilan, dan Om Danang sudah mewanti-wanti agar dia datang,” ucap Ridwan. “Ya sudah kalau begitu, kamu bangunkan sana,” ucap Viana. “Kamu kan istrinya, masa iya aku yang bangunin? Ya kamu sana yang bangunin. Lagian kamu ini tadi bilang suami lagi sakit tapi kamu sendiri malah sudah rapi, teganya suami sakit malah mau di tinggal kerja!” cibir Ridwan. “Ck, terserah aku!” gerutu Viana seraya melangkah menuju kamar Ragarta. “Gar, bangun!” “Jam berapa, Vi?” tanya Ragarta dengan suara serak khas bangun tidur. Viana baru sadar jika suara Ragarta dan juga penampilan pria ini terlihat sangat, seksi. “Aku memang tampan,

