Bab. 50

1729 Kata

“Gar! Bangun!” teriak Diandra dari balik pintu. “Aku sudah bangun dari tadi, Ma,” ucap Ragarta setelah ia membuka pintu kamarnya. “Sudah sholat?” “Sudah, Ma.” “Di cari Papa.” Ragarta pun turun berjalan di belakang sang Mama. Di ruang keluarga tengah terlihat Danang tengah berkutat dengan laptop dan juga beberapa kertas. “Masih subuh sudah kencan aja sama laptop!” ucap Diandra menyindir suaminya. “Ya, Mau bagaimana lagi, Ma. Yang punya tugas ini masih sibuk dengan pencarian jati dirinya yang entah kapan akan ketemu!” ucap Danang seraya melirik ke arah Ragarta yang duduk di sebelahnya. Sementara Ragarta hanya memutar bola matanya mendengar ucapan lebay sang Papa. “Ada apa, Pa? Mama bilang Papa mencari ku?” tanya Ragarta. “Tuh, tanda tangani. Capek jariku,” ucap Danang. Ragarta pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN