Bab. 47

1771 Kata

“Via! Kamu gak apa-apa, Sayang!” teriak Hida panik saat menemukan Viana tengah pingsan di halaman belakang. “Ada apa, Hid–. Astagfirullah! Via!” dengan sigap Huda membopong tubuh Viana membawanya masuk ke rumah, belum sampai di ruang tamu, tapi Viana sudah sadar. “Kenapa Mas Huda menggendongku?” tanya Viana. “Kamu tadi pingsan di halaman belakang, Via,” ucap Huda seraya menurunkan Viana di kursi. “Pingsan?” tanya Viana bingung. “Kamu ini kenapa sih, Via? Coba cerita sama kami,” pinta Huda. “Jangan-jangan kamu hamil, Via!” ucap Hida. “Hamil? Gak mungkin lah Mbak,” ucap Viana. “Apanya yang gak mungkin toh? Lha wong kamu sudah punya suami, ya siapa tahu aja beneran,” ucap Hida. “Aku gak pernah gituan sama dia,” ucap Viana lirih. “Gituan apa? Kamu gak pernah di pegang-pegang gitu sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN