Bab. 46

1590 Kata

Malam pun tiba, namun Ragarta tidak kunjung menemukan Viana, jangankan menemukan sosok Viana, menemukan petunjuk ke mana di pergi saja tidak, sungguh membuat Ragarta pusing, tahu begini dia tidak akan mengusir gadis itu bukan karena apa tapi karena dia kelimpungan mencari karena ancaman sang Mama. Bagaimana jika Mama Diandra tidak mengancamnya apa Ragarta akan mencari Viana? Pastinya tidak akan, dia kan orangnya minim otak ya, mungkin dari segi pendidikan dia itu pintarnya di atas rata-rata, bahkan seumur hidupnya dia hanya fokus belajar dan belajar, tak heran jika soal perasaan pria itu sangat minim, ah bukan minim tetapi gak ada sama sekali, jadi saat Ariana masuk dalam hidupnya, ia langsung menerimanya saja, tanpa berpikir ini dan itu. Jujur saja Ragarta itu orangnya kaku saat berhadapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN