Author POV Sedari tadi Kynar terus mengukir senyum di wajahnya. Yang pasti saat ini hatinya sedang berbunga-bunga, seakan taman bunga yang sedang bermekaran. Seumur hidupnya dia baru merasakan hal seperti ini dalam hidupnya. Maklum saja dia baru berusia dua puluh satu tahun. Selama itu pula, tak banyak yang telah ia lakukan dalam hidupnya. Sedari kecil ia hidup dalam keluarga bangsawan. Tak punya banyak teman sepermainan. Aktivitas dirinya ketika dirinya masih kecil hanya diisi oleh pelajaran tentang hal-hal yang harus dilakukan sebagai anak orang terpandang. Belajar bagaimana cara makan yang baik, duduk yang sopan, cara berjalan juga dalam hal memilih pakaian pun telah ada dalam kegiatan belajarnya. Selain itu, ia pun banyak dijejali dengan les-les yang membuat waktunya terasa sempit s

