Acara makan malam untuk merayakan kenaikan jabatannya batal total. Richo sudah tidak berselera lagi untuk memasak, biarlah sekarang ini dia mengabaikan perutnya yang meronta kelaparan. Setelah para warga dan pak RT pergi dari rumahnya. Pintu kontrakan di tutup keras-keras. Dia sudah tidak peduli tetangga mau menganggapnya seperti apa, Richo sudah kadung kesal dengan semua yang terjadi malam ini. Langkah cepatnya pergi menuju dapur untuk memasukan semua bahan masakan yang dibelinya sepulang kerja ke dalam lemari es. Dari ruang tamu Kynar melihat Richo dengan bingung, sebelah tangannya memegang perut yang masih tertutupi oleh baju kebaya putih yang dipinjamkan salah satu warga. Suara perut Kynar meronta-ronta karena rasa lapar yang sudah tidak tertahankan. Namun, seperti nya Richo sudah

