Author POV Pagi hari yang ceria. Kynar telah bangun dari tidurnya. Dia melihat jam dinding yang berada di dalam kamar. Kemudian dia mengalihkan tatapannya pada jendela kamar. Terlihat dengan jelas kalau hari masih gelap. Baru jam setengah empat tapi dia sudah bangun. Tak berapa lama alarm di ponsel Richo berdering membangunkan sang empunya. Kynar berusaha menggapai ponsel yang berada di atas nakas samping tempat tidur Richo. Namun, bukannya mengambil ponsel dia malah terjerembab pada wajah Richo. Maklum saja, jaraknya agak jauh sedangkan Kynar sulit bergerak lebih. Kynar jatuh tepat di wajah Richo, membuat Richo terkejut lantas membuka kedua matanya cepat. Kynar mencoba bangkit, namun gerakannya telah di tahan oleh Richo. Bukannya risih atau merasa berat, Richo malah membiarkan Kynar

