Panik

1515 Kata

Author POV Keesokan harinya, Richo sudah dapat izin cuti. Karena selama ini Richo selalu rajin bekerja tanpa pernah mengambil hari cutinya. Jadi, sekarang dengan mudahnya dia mendapatkan izin dari atasannya. Ibu dan Richo sudah bersiap-siap dari pagi hari. Sedangkan Cindy sedang mengumpulkan berkas-berkas penting karena dia akan pindah ke sekolah baru. Kynar memperhatikan segala aktivitas Cindy. Cindy mendengus, ia merasa risih dengan tatapan kepo Kynar. Namun, ia abaikan. Kynar melihat ke arah jendela. Dia ingin sekali keluar, dan menikmati udara di luar. Tapi apa daya kakinya belum bisa digerakkan untuk berjalan. Meskipun luka di pergelangan kakinya sudah sedikit membaik, tapi tetap saja dia harus melakukan terapi untuk membantunya agar bisa berjalan kembali. Kynar menatap sendu k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN