* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Kepulangan Deril ke rumahnya di Jakarta disambut hangat oleh Hanin, sang ibu, seperti biasanya. Tapi seperti biasanya juga, sambutan hangat tidak berlaku bagi Adam, papanya, juga Cinta, sang adik. Baru juga turun dari taksi, lalu membawa tasnya yang berat setengah mampus masuk ke rumah usai membuka pintu luar yang tak dikunci, ia mengucap salam. “Assalamualaikum, everyone.” ucapnya, sedikit bermalas-malasan karena lelah yang ada di tubuhnya membuat Deril ingin segera berbaring di kasur. Emang, sebenarnya yang jadi masalah itu adalah daya tahan tubuh Deril. Cowok itu malas olahraga, membuat ia mudah lelah dan mudah mengantuk. Padahal dulu saat SMA i

