"Itu gak seperti yang Mas lihat, aku bisa jelaskan," ujar Maura mendekat lalu meraih tangan sang suami. "Apakah mataku buta, sampai salah melihat," sinis Aji tapi tidak menghempaskan tangan Maura. "Gak gitu juga, Mas. Tolong dengarkan penjelasanku dulu," pinta Maura membuat Aji mengembuskan napasnya, ia berusaha menyingkirkan egonya. "Oke, Mas akan mendengarkan penjelasanmu," sahut Aji pelan membuat Maura mengembangkan senyuman yang membuat Aji bagai terhipnotis dari lengkungan bibir itu. "Mas Hamdan ke sini untuk mengambil keperluan Lia sekolah," jelas Maura membuat Aji mengangguk. "Terus ...," pinta Aji lagi menginginkan kelanjutan cerita sang istri. "Dengarkan percakapan ini, itu tadi aku rekam," ucap Maura menyodorkan handphone yang berada di saku, lalu menyimpan rekaman suara i

