Saat ini Ervian berada di bandara. Ia tengah menunggu kedatangan Eirion—kakak dari sahabat masa kecilnya hingga kini. Dulu, mereka bertiga selalu bersama-sama. Namun, setelah perceraian kedua orangtua Eira dan Eirion, mereka berpisah. Eirion ikut dengan sang ayah tinggal di luar negeri, dan Eira tinggal bersama ibunya yang akhirnya menikah lagi. Selama ini, Eira tidak mengetahui bahwa pria yang dipanggilnya dengan sebutan papa bukanlah ayah kandungnya. Keluarga Eira sengaja menyembunyikan kenyataan itu, sehingga sekembalinya Eirion untuk membalaskan dendamnya pada mereka. "Bang Eiri!" teriak Ervian yang sudah tak bisa menyembunyikan senyumnya. Ia melambaikan tangan pada Eirion yang tergopoh-gopoh menghampirinya. Eirion kehilangan tangan pria yang masih setia menunggu adiknya sampai saa

